Kingdom Plantae: Ciri, Klasifikasi, Jenis beserta Contohnya

Pada materi sebelumnya kita sudah membahas tentang Makhluk Hidup. Tumbuhan merupakan salah satu klasifikasi makhluk hidup. Dalam biologi, tumbuhan adalah eukariota multiseluler yang tergolong ke dalam Kingdom Plantae. Kingdom plantae telah ada sejak 1,2 Milyar tahun yang lalu.

Baca juga : Pengertian Makhluk Hidup beserta 8 Ciri dan Klasifikasinya

Tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun yang berfungsi sebagai media pembuatan makanan untuk proses fotosintesis. Tumbuhan hijau memiliki dinding sel yang kokoh mengandung selulosa. Hampir semua tumbuhan bersifat autotrof yaitu, organisme yang dapat membuat makanannya sendiri. Kingdom plantae memiliki ciri-ciri yang membedakannya, dari kingdom lainnya.

Ciri-ciri Kingdom Plantae

  1. Multiseluler, yaitu suatu istilah biologi yang mempunyai banyak sel
  2. Eukariotik, yaitu jenis sel yang lebih kompleks daripada rekan-rekan mereka, prokariota
  3. Berdinding sel selulosa
  4. Berklorofil yang fungsinya untuk fotosintesis (dapat membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari), sehingga bersifat Autotrof

Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan tidak berpembuluh (tumbuhan lumut/Bryophyta), dan tumbuhan berpembuluh (tumbuhan paku/Pteridophyta dan tumbuhan biji/Spermatophyta).

Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki daun, akar, batang, serta pembuluh untuk mengangkut zat makanan. Sedangkan, tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang tidak memiliki daun, akar, batang, dan tidak memiliki pembuluh untuk mengangkut zat makanan.

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan Lumut termasuk ke dalam Kingdom Plantae
Tumbuhan Lumut termasuk ke dalam kingdom plantae

Lumut merupakan organisme multiseluler eukariotik yang menunjukan peralihan ciri thalus ke yang telah beradaptasi dengan kehidupan darat, sehingga termasuk ke dalam kingdom plantae. Tumbuhan lumut hidup di tempat yang lembab, tidak mempunyai pembuluh angkut, tubuhnya terdiri atas batang semu, daun semu, dan akar semu (rizoid), serta mengalami pergiliran keturunan (matagenesis) antara generasi sporofit (penghasil spora) dan generasi gametofit (penghasil gamet: anteridium = alat kelamin jantan; arkegonium = alat kelamin betina). Tumbuhan lumut yang biasa kita lihat adalah fase gametofit (haploid).

Ciri-ciri Tumbuhan Lumut

  • Berkembang biak dengan spora
  • Ukuran tubuhnya sangat kecil, sekitar 15 cm
  • Hidup di tempat yang lembab dan berkelompok
  • Mempunyai alat perekat berbentuk seperti akar, dan dinamakan rizoid

Jenis-jenis Tumbuhan Lumut

1. Lumut Hati (Hepatophyta), biasa kita lihat menempel di dinding tua yang lembab, bebatuan, atau tanah. Tubuhnya berbentuk lembaran yang sama seperti hati dan terdapat lekukan. Contoh lumut hati: Marchantia polymorpha. Tubuh lumut hati terdiri dari beberapa bagian diantaranya:

  • Kaliptra, yaitu tudung sporangium
  • Vaginula,yaitu selaput pangkal tangkai sporogonium
  • Apofisis, yaitu batas antara seta dan sporogonium
  • Seta, yaitu tangkai sporogonium
  • Sporangium, yaitu alat penghasil spora

2. Lumut Tanduk (Anthocerophyta), merupakan anggota tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berspora yang termasuk dalam superdivisi tumbuhan lumut (Bryophyta). Tumbuhan ini biasa melekat di atas dan perantara rizoidnya. Contoh lumut tanduk: Anthoceros.

3. Lumut Daun (Musci), merupakan tumbuhan kecil yang mempunyai batang semu dan tumbuhnya tegak, lumut ini tidak melekat pada substratnya, tetapi mempunyai rizoid yang melekat pada tempat tumbuhnya. Bentuk daunnya berupa lembaran spiral. Contoh lumut daun: Sphagnum fimbriatum. Ciri-ciri lumut daun:

  • Memiliki akar (rhizoid)
  • Batang tegak dan cabang
  • Berdaun kecil
  • Berkembangbiak secara vegetatif (membentuk kuncup di cabang batang)

2. Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Tumbuhan paku merupakan salah satu Kingdom Plantae
Tumbuhan paku termasuk ke dalam kingdom plantae

Tumbuhan paku umumnya hidup di tempat yang lembab, telah mempunyai akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh angkut xilem dan floem.

Xilem disebut juga pembuluh angkut yaitu jaringan pada tumbuhan yang berfungsi mengangkut air dan zat hara dari akar ke bagian tumbuhan lainnya. Sedangkan, floem disebut juga pembuluh tapis. Yaitu jaringan yang berperan dalam mendistribusikan hasil fotosintesis dari daun ke bagian tumbuhan lainnya. Jaringan adalah sekumpulan sistem organ yang menjalankan fungsinya, pada tumbuhan jaringan dibedakan menjadi 2, yaitu jaringan maristem dan jaringan dewasa. Kedua jaringan itu yang akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan antara fase sporofit dan gametofit. Tumbuhan paku yang biasa kita lihat adalah fase sporofit. Berdasarkan fungsinya, daun paku dibedakan menjadi daun fertil panghasil spora (sporofil) dan daun steril untuk fotosintesis (tropofil).

Tumbuhan paku termasuk ke dalam kingdom plantae, karena memiliki klorofil.

Ciri-ciri Tumbuhan Paku

  • Berkembang biak dengan spora
  • memiliki akar, batang dan daun
  • Hidup di tanah, air atau menempel pada tumbuhan lain

Tumbuhan paku dibedakan menjadi empat kelas, yaitu:

  • Psilophytinae (contoh: Psilotum nudum)
  • Lycopodinae (contoh: Selaginella sp. = paku rane, Lycopodium cernuum = paku kawat)
  • Equisetinae (contoh: Equisetum debile = paku ekor kuda)
  • Filicinae (contoh: Marsilea crenata= semanggi, Adinatum cuneatum = suplir, Asplenium nidus = paku sarang burung)

3. Tumbuhan Biji (Spermatophyta)

Tumbuhan berbiji yang juga termasuk ke dalam Kingdom Plantae
Ilustrasi tumbuhan berbiji. Tumbuhan berbiji termasuk kingdom plantae

Tumbuhan berbiji dapat dibagi menjadi dua macam, yakni: tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

a. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae). Adalah tumbuhan yang bakal bijinya tidak terbungkus di dalam bakal buah. Ciri-ciri tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), yaitu:

  • Berkambium
  • Bunganya disebut strobilus (runjung)
  • Daun tebal, sempit, atau kaku
  • Bakal biji menempel pada daun buah

Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu:

  • Cycadinae (contoh: Cycas rumphii = pakis haji)
  • Ginkgoinae (contoh: Ginko biloba)
  • Coniferinae (contoh: Pinus merkusii = tusam, Agthis alba = damar)
  • Gnetinae (contoh: Gnetum gnemon)

b. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Adalah tumbuhan yang bakal bijinya terbungkus di dalam bakal buahnya. Ciri-ciri tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae), yaitu:

  • Bakal biji yang tertutup oleh daun buah
  • Memiliki bunga sejati
  • Umumnya tumbuhan berupa herba, liana, semak, perdu, atau pohon

Tumbuhan berbiji terbuka dibedakan menjadi dua kelompok. Berdasarkan jumlah keping bijinya, yaitu:

  • Tumbuhan Monokotil (tumbuhan berkeping satu)
  • Tumbuhan Dikotil (berkeping dua atau biji belah)

Tumbuhan monokotil dan dikotil termasuk ke dalam Angiospremae, yang juga kelompok kingdom plantae. Penjelasan lengkap dibawah ini.

Tumbuhan Monokotil (berkeping satu atau tunggal)

Tumbuhan monokotil adalah salah satu dari dua kelompok besar tanaman berbunga yang diajarkan secara klasik. Sekitar 60.000 spesies monokotil tergolong dalam anggrek dan rumput sejati. Adapun karakter yang paling kuat dari sebuah tanaman berkeping tunggal ini antara lain yakni memiliki satu daun lembaga, daun yang berseling, bagian tulang daunnya sejajar, berbentuk layaknya pita, dan akar yang berbentuk serabut. Kelompok ini diakui sebagai takson yaitu sebagai kelas maupun subkelas dalam berbagai sistem klasifikasi kingdom plantae (tumbuhan) dan mendapat berbagai nama seperti Liliopsida, Monocotyledoneae, Liliidae.

Tumbuhan ini paling bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, perumahan, dekorasi, sumber energi nabati, zat pewarna dan masih banyak lagi. Ciri-ciri dari tumbuhan monokotil (berkeping satu) adalah:

  • Bijinya berkeping tunggal atau satu
  • Memiliki akar serabut
  • Batangnya tidak memiliki kambium
  • Memiliki tulang daun yang sejajar
  • Mahkota bunganya berjumlah 3 atau kelipatannya

Contoh dari tumbuhan monokotil adalah:

  • Rumput-rumputan, seperti: rumput teki, jagung, padi dan tebu
  • Anggrek, seperti: anggrek dan vanili nanas

Tumbuhan Dikotil (berkeping dua atau biji belah)

Tumbuhan dikotil merupakan segolongan tumbuhan yang memiliki ciri khas yang sama yaitu memiliki sepasang daun lembaga (kotiledon). Ada sekitar 175.000 tumbuhan dikotil yang dikenal dan tersebar. Dikotil biasanya memiliki bagian bunga (kelopak, benang sari, dan putik). Sebagian besar dadaunan berbentuk jaring, yang berarti pembuluh yang mengalir air dan makanan menunjukan pola seperti jaring. Pada batang pembuluh, biasanya disusun dalam cincin kontinu dekat permukaan batang. Sekitar 50% dari semua spesies dikotil adalah kayu. Ciri-ciri tumbuhan dikotil (berkeping dua) adalah:

  • Berkeping biji belah
  • Memiliki akar tunggang
  • Batangnya memiliki kambium
  • Tulang daunnya menyirip atau menjari
  • Jumlah mahkota bunganya berjumlah, atau kelipatan dari 2, 4 dan 5

Contoh dari tumbuhan dikotil adalah:

  • Tumbuhan bunga kupu-kupu, seperti: kacang hijau, kacang tanah dan kacang kedelai
  • Tumbuhan terong-terongan, seperti: terong, tomat dan cabe
  • Tumbuhan getah-getahan, seperti: ketela pohon dan karet

Secara umum perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil, lihat tabel dibawah ini.

Pembeda Monokotil Dikotil
Jumlah keping biji Satu atau tunggal Dua atau belah
Daun Tulang daun sejajar atau melengkung Tulang daun menjari
atau menyirip
Batang Batang dari pangkal ke ujung hampir sama besar, tidak bercabang, tidak berkambium Batang dari pangkal ke ujung seperti kerucut, bercabang-cabang, berkambium
Akar Serabut Tunggang
Bunga Bagian bunga berjumlah 3 atau kelipatannya Bagian bunga berjumlah 2, 4 dan 5 atau kelipatannya
Berkas pembuluh Tersebar Melingkar
Contoh Rumput-rumputan (Gramineae); jahe-jahean (Zingiberaceae); pisang-pisangan (Musaceae); pinang-pinangan (Palmaceae) Polong-polongan (Leguminoceae); terong-terongan (Solanaceae); getah-getahan (Euphorbiaceae)

Demikian ulasan tentang kingdom plantae, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu teman-teman. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply