6 Manfaat Mempelajari Sejarah dalam Kehidupan

Mempelajari ilmu sejarah dengan baik dan benar akan banyak manfaatnya, dan mempunyai arti penting dalam kehidupan masyarakat. Jika dijabarkan banyak sekali manfaat mempelajari sejarah, diantaranya sebagai media inspiratif dan kreatif. Dalam kaitannya dengan belajar sejarah, kita dapat mengambil manfaat sejarah karena beberapa alasan di antaranya sebagai berikut.

  • Bisa mengakui keberadaan setiap manusia di masa lampau dan akan terus hidup kekal hingga saat ini dan di masa ayang akan datang.
  • Dapat mempersiapkan diri untuk menyampaikan kejadian masa lalu dan masa sekarang kepada generasi berikutnya sebagai bahan pengetahuan dan pengalaman.
  • Bisa meyakinkan orang berdasarkan alasan kejadian di masa lalu.
  • Dapat meningkatkan kehidupan sendiri dengan mengacu pada kejadian di masa lalu untuk diambil pelajaran dan hikmah sehingga bisa berguna untuk masa depan.

C.P. Hill menyatakan bahwa mempelajari sejarah banyak kegunaannya antara lain sebagai berikut.

  • Dapat memuaskan rasa ingin tahu tentang orang lain, tentang kehidupan para tokoh atau pahlawan, perbuatan dan cita-citanya serta dapat mengembangkan kekaguman tentang kehidupan manusia masa lampau.
  • Dapat diwariskan kebudayaan terhadap manusia lewat pengajaran sejarah.
  • Dapat dibandingkan kehidupan zaman sekarang dengan masa lampau melalui pengajaran sejarah.
  • Dapat membantu mengembangkan cinta tanah air di kalangan para siswa lewat pengajaran-pengajaran di sekolah.

Sartono Kartodirdjo mengatakan bahwa sejarah mempunyai kegunaan genetis dan didaktis. Dengan pengetahuan sejarah dimaksudkan agar generasi berikut dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari pengalaman nenek moyang, (Baca juga: Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia).

Di samping itu, suri teladan mereka dapat menjadi model bagi keturunannya. Selanjutnya Nugroho Notosusanto mengungkapkan bahwa dengan mempelajari sejarah akan memiliki wawasan sejarah. Dengan wawasan sejarah dapat membuat konsep proses sejarah yang berguna untuk mengantisipasi masa depan.

Fungsi Sejarah

Kuntowijojo mengatakan bahwa fungsi sejarah dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Fungsi Instrinsik

Fungsi instrinsik, yakni penggunaan internal dari yang tampaknya terkait dengan ilmu pengetahuan dan perkembangan profesi kesejarahan. Misalnya, sejarah sebagai cerita atau kejadian. Sejarah juga dapat digunakan untuk memahami keberadaan masa lalu.

Setelah memahami eksistensi masa lampau seseorang dapat melestarikan tetapi sebaliknya bisa menolak. Di samping itu, sejarah juga sebagai profesi. Artinya sejarah dapat digunakan untuk meningkatkan profesi seperti dengan menulis sejarah, meningkatkan organisasi profesi sejarawan.

2. Fungsi Ekstrinsik

Fungsi ekstrinsik terkait dengan penanaman nilai, proses pendidikan, liberal education. Misalnya sejarah sebagai pendidikan moral

Jika teman-teman mendapatkan pertanyaan seperti ini, Jelaskan lima manfaat belajar sejarah. Nah, di bawah ini kami bahas 6 manfaatnya. Yuk disimak pembahasannya.

Manfaat Mempelajari Sejarah

1. Edukatif

Manfaat Mempelajari Sejarah Aspek Edukatif

Ilmu sejarah atau sering disebut pelajaran sejarah memberikan kebijaksanaan dan kearifan. Ucapan “Belajarlah dari Sejarah”, “jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Dengan ucapan-ucapan tersebut dinyatakan bahwa fungsi dan kegunaan sejarah ialah memberikan pelajaran.

Akan tetapi, apa sesungguhnya arti ucapan-ucapan seperti itu? Bagaimana kita dapat belajar dari sejarah? Atau bagaimana sejarah dapat memberi pelajaran bagi kita? Jika kita menelahnya secara mendalam, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa kita hanya bisa belajar dari sejarah jika peristiwa yang terjadi pada masa lampau itu akan terulang kembali di masa sekarang.

Hal-hal yang baik akan kita sambut dan kita usahakan betul supaya terjadi lagi dan hal-hal yang tidak baik kita coba menghilangkan atau menghindarinya. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegunaan edukatif mempelajari sejarah yaitu keberhasilan di masa lampau dapat memberi pengalaman pada masa sekarang, sebaliknya kesalahan masyarakat di masa lampau akan menjadi pelajaran berharga yang harus diwaspadai di masa kini.

2. Inspiratif

Belajar sejarah memberikan inspirasi kepada kita, tindakan-tindakan kepahlawanan dan peristiwa-peristiwa gemilang pada masa lalu dapat menginspirasi kita semua pada taraf perjuangan yang sekarang. Berbagai kisah sejarah dapat memberikan inspirasi kepada pembaca dan pendengarnya sebagai contoh: Candi Prambanan yang merupakan peninggalan sejarah dapat memberikan inspirasi bagi perkembangan seni rupa di Indonesia terutama seni arca atau patung.

3. Instruktif

Manfaat Mempelajari Sejarah Aspek Instruktif

Sejarah penggunaan pembelajaran berkaitan dengan fungsi sejarah dalam mendukung bidang-bidang teknologi (technology history). Dalam artian bahwa studi atau hasil penelitian sejarah yang menyangkut penemuan-penemuan teknik sepanjang sejarah kehidupan manusia, di mana sejarah masing-masing penemuan tersebut diperlukan bagi usaha menjelaskan prinsip-prinsip kerja teknik-teknik tertentu dalam masa setelahnya.

Misalnya, kegunaan dalam rangka pengajaran pada salah satu kejuruan atau keterampilan seperti navigasi, teknologi, persenjataan, jurnalistik, taktik militer, dan sebagainya. Fungsi dan kegunaan sejarah ini disebut sebagai kegunaan yang bersifat instruktif karena mempunyai peran membantu kegiatan menyampaikan pengetahuan dan keterampilan (instruksi).

4. Rekreatif

Belajar sejarah dapat memberikan kesenangan estetis karena bentuk dan susunannya yang serasi dan indah. Dengan membaca sejarah seseorang bisa terpesona oleh cerita yang bagus. Dengan sendirinya penggunaan rekreasi ini hanya bisa dirasakan jika sejarawan berhasil mengangkat aspek seni dari cerita sejarah yang disajikan.

Seperti halnya dalam karya sastra yakni cerita atau roman, karena bentuk dan susunannya yang serasi dan indah. Kita dapat roman yang bagus. Dengan sendirinya pemanfaatan rekreasi yang bersifat rekreatif ini baru bisa dirasakan jika sejarawan berhasil mengangkat aspek seni dari cerita sejarah yang disajikan.

5. Memberikan kesadaran waktu

Manfaat Mempelajari Sejarah yaitu Memberi Kesadaran Waktu

Kesadaran waktu yang dimaksud yaitu kehidupan dengan setiap pertumbuhan, perkembang, dan perubahanannya terus berjalan melewati waktu. Kesadaran tersebut dikenal juga sebagai kesadaran akan adanya gerak sejarah. Kesadaran ini memandang peristiwa sejarah sebagai sesuatu yang terus bergerak dari masa lalu ke masa kini dan berlanjut ke masa depan.

Waktu terus berjalan pada saat seseorang atau suatu bangsa mulai menjadi tua dan digantikan oleh generasi berikutnya. Bahkan waktu terus berjalan pada saat seseorang atau suatu bangsa hanya bersenang-senang dan bermalas-malasan, atau sebaliknya, seseorang atau suatu bangsa sedang membuat karya-karya besar. Dengan memiliki kesadaran sejarah yang baik, seseorang akan senantiasa berupaya mengukir sejarah kehidupannya sebaik-baiknya.

6. Memperkokoh rasa kebangsaan (nasionalisme)

Suatu bangsa adalah suatu kelompok sosial yang ditinjau dari berbagai segi memiliki banyak perbedaan. Terbentuknya suatu bangsa adalah karena kesamaan sejarah yang besar di masa lalu dan keinginan bersama untuk bersama-sama membuat sejarah besar di masa yang akan datang.

Sebagai contoh bangsa Indonesia sejak zaman prasejarah telah memiliki kesamaan sejarah. Kemudian memiliki zaman keemasan pada zaman Sriwijaya, Mataram Hindu-Buddha, dan Majapahit. Setelah itu Bangsa Indonesia mengalami masa penjajahan selama ratusan tahun.

Sejarah bangsa Indonesia telah menjadi memori kolektif yang mampu melahirkan rasa kebersamaan dan menguatkan jiwa kebangsaan. Menurut pendapat David Gordon, mempelajari sejarah akan memperjelas identitas nasional atau kepribadian suatu bangsa, karena sejarah pengalaman kolektif suatu bangsa.

Dengan peristiwa sejarah seseorang akan mendapatkan hikmah tentang baik dan buruk, berhak-tidak berhak, benar-salah, merdeka-terjajah. Sejarah sebagai pendidikan penalaran. Maksudnya dengan sejarah seseorang akan berlatih berpikir kritis, berpikir sebab-akibat dengan mengingat multifaktor. Sejarah dapat menjadi pendidikan politik. Artinya setelah setelah memahami peristiwa sejarah, setiap orang diharapkan berperilaku yang sesuai dengan program politik negara demokratis.

Leave a Reply