Materi Aritmetika Sosial

Materi Aritmetika Sosial Kelas 7 beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Aritmetika sosial adalah konsep dari materi matematika yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari, seperti istilah dalam perdagangan, persentase untung rugi, rabat (diskon), bruto, tara, neto, terkait perbankan dan koperasi.

Baca juga : Materi Aljabar Kelas 7 beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

1. Nilai Keseluruhan, Nilai Per Unit, dan Nilai Sebagian

Nilai keseluruhan adalah banyaknya unit dikalikan nilai per unit. Nilai per unit sama dengan nilai keseluruhan dibagi banyaknya unit.

2. Istilah dalam Perdagangan

Harga Pembelian (B), adalah harga barang dagangan yang langsung dari pabrik, grosir, atau tempat lainnya.

Harga Penjualan (J), adalah harga yang ditetepkan pedagang kepada konsumen atau pembeli.

Laba atau keuntungan (U), adalah selisih antara harga penjualan suatu barang dengan harga pembeliannya. Syarat menghitung untung adalah nilai harga jual lebih tinggi dari harga pembeliannya.  J > B sehingga U = J – B .

Rugi (R), adalah selisih antara harga pembelian suatu barang dengan harga penjualannya. Syarat menghitung rugi adalah nilai harga beli lebih tinggi dari harga penjualannya.  B > J sehingga R = B – J .

3. Persentase Untung dan Rugi

Untung = harga jual – harga beli.

Persentase keuntungan:

Persentase Untung

Rugi = harga beli – harga jual.

Persentase kerugian:

Persentase Rugi

4. Rabat atau Diskon

Diskon adalah potongan harga yang diberikan penjual kepada pembeli karena melakukan pembelian dalam jumlah besar dan biasanya pemberian diskon dimaksudkan agar pembeli tertarik untuk berbelanja kembali. Rabat biasanya dinyatakan dalam bentuk persen (%) dari harga beli.
Harga bersih = harga kotor – diskon
Diskon = % harga beli kotor.

5. Bruto, Tara, dan Neto

Bruto adalah berat kotor, yaitu berat suatu barang beserta kemasannya. Contoh: Berat beras beserta karungnya, disebut bruto.  Bruto = neto + tara .

Tara adalah berat dari kemasan suatu barang. Contoh: kemasan susu kaleng, berat kalengnya disebut tara.  Tara = bruto – neto .

Neto adalah berat bersih atau berat dari barangnya saja (berat isi tanpa ada kemasan).  Neto = bruto – tara .

6. Bunga Tunggal

Biasanya bunga diberikan sekian persen (x%) per tahun. Misalkan jika tabungan atau modal (M) rupiah ditabung pada sebuah bank yang memberikan bunga 10% per tahun nasabahnya, maka secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.

Dalam waktu 1 tahun:

Perhitungan Besar Bunga dalam Waktu 1 Tahun

Dalam waktu n bulan:

Perhitungan Besar Bunga dalam Waktu Bulan

Dalam waktu h hari:

Perhitungan Besar Bunga dalam Waktu Hari

Keterangan: b = persentase bunga

7. Pajak

Jenis pajak yang biasanya dikenakan pada masyarakat misalnya pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN). Pajak penghasilan adalah potongan dari gaji pekerja untuk diberikan kepada pemerintah sebagai pemenuhan kewajiban pekerja kepada negara.

Gaji yang diterima = gaji mula-mula – pajak penghasilan
Pajak penghasilan dihitung dari gaji mula-mula.

Pajak pertambahan nilai (PPN) adalah penambahan harga bayar sebagai pemenuhan kewajiban konsumen kepada pemerintah.

8. Contoh Soal Aritmetika Sosial dan Pembahasannya

1. Rani membeli sepeda seharga Rp170.000,00. Setelah diperbaiki dengan biaya Rp50.000,00, sepeda tersebut dijual dengan harga Rp275.000,00. Persentase keuntungan diperoleh adalah ….

a. 14%
b. 15%
c. 20%
d. 25%

Pembahasan

Harga pembelian (B) = Rp170.000,00
Biaya perbaikan sepeda = Rp50.000,00
Harga penjualan (J) = Rp275.000,00
Modal (M) = B + biaya perbaikan = Rp170.000,00 + Rp50.000,00 = Rp220.000,00
Besar keuntungan (U) = J – M = 275.000 – 220.000 = 55.000

Persentase keuntungan:

Persentase Keuntungan

Jawabannya yang D

2. Harga pembelian sebuah roti Rp5.000,00. Roti tersebut dijual dengan keuntungan 15%. Harga penjualan 100 buah roti adalah ….

a. Rp600.000,00
b. Rp575.000,00
c. Rp500.000,00
d. Rp475.000,00

Pembahasan

Harga pembelian (B) = Rp5.000,00 per roti
Persentase keuntungan (%U) = 15%
Besar keuntungan = U
%U = U/B x 100%

Pembahasan Soal Aritmetika Sosial
Pembahasan Soal Aritmetika Sosial

Harga penjualan = J
U = J – B
J = U + B
J = 750 + 5.000 = 5.750 per roti

Harga penjualan 100 roti adalah 100 x 5.750 = 575.000

Jadi, harga penjualan 100 roti adalah Rp575.000,00.

Jawabannya yang B

3. Setelah 9 bulan uang tabungan Susi di koperasi berjumlah Rp3.815.000,00. Koperasi memberi jasa simpanan berupa bunga 12% per tahun. Tabungan awal Susi di koperasi adalah ….

a. Rp3.500.000,00
b. Rp3.600.000,00
c. Rp3.700.000,00
d. Rp3.800.000,00

Pembahasan

tab.akhir = tab.awal + bunga

Pembahasan Soal Aritmetika Sosial

3.815.000 = tabungan awal + 0,09tab.awal
3.815.000 = 1,09 tab.awal

Pembahasan Soal Aritmetika Sosial

tabungan awal = 3.500.000

Jadi, tabungan awal Susi di koperasi adalah Rp3.500.000,00.

Jawabannya yang A

4. Anis membeli motor bekas seharga Rp11.500.000,00. Ongkos perbaikan motor 3.000.000,00. Kemudian motor tersebut dijual seharga Rp13.250.000,00. Anis mengalami…

a. Rugi Rp1.250.000,00
b. untung Rp1.250.000,00
c. rugi Rp1.750.000,00
d. untung Rp1.750.000,00

Pembahasan

Harga pembelian (B) = 11.500.000
Ongkos perbaikan = 3.000.000
Harga penjualan (J) = 13.250.000

Modal (M) = B + Biaya perbaikan
M = 11.500.000 + 3.000.000
M = 14.500.000

Kemudian anis menjual motornya seharga 13.250.000, sedangkan beli + biaya perbaikan seharga 14.500.000. Berarti anis mengalami kerugian sebesar 1.250.000.

Jawabannya yang A

Bagaimana apakah kamu sudah paham dengan materi aritmetika sosial. Semoga dengan dilengkapinya contoh soal serta pembahasannya bisa mempermudah kamu dalam belajar materi matematika yang satu ini ya. Tanyakan pada kami jika masih ada yang belum dimengerti.

2 Comments

  1. Pembahasannya ditambah lagi dong kak

Leave a Reply