Prinsip Ekonomi: Pengertian, Ciri-ciri, Penerapan, dan Manfaatnya

Menerapkan prinsip ekonomi dapat memberi kita beberapa keuntungan, diantaranya yaitu meminimalkan kerugian sekecil apapun pengorbanan dan memaksimalkan keuntungan dimana kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Ada 10 prinsip ekonomi yang menjadi salah satu dasar penggunaan dalam penerapan ilmu ekonomi. 10 prinsip tersebut dapat dibagi dalam tiga kelompok utama, yaitu interaksi masyarakat, keputusan yang sudah dibuat oleh masyarakat, dan pekerjaan yang dilakukan dalam perekonomian.

Prinsip ekonomi berlaku dalam tiga kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Prinsip ini akan dijalankan dan dirasakan oleh masyarakat, meskipun masyarakat belum memahami arti prinsip ekonomi. Nah, bagi kamu yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi? Simak pembahasannya di bawah ini.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi adalah suatu prinsip yang digunakan dalam melakukan tindakan ekonomi supaya hasilnya menguntungkan. Realisasinya dari prinsip ekonomi adalah berusaha dengan modal yang sekecil-kecilnya (seminim mungkin), tetapi memperoleh hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi merupakan landasan sikap yang mendasari seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi.

Dalam melakukan tindakan ekonomi, sebelumnya manusia harus selalu mempertimbangkan perbandingan antara pengorbanan yang akan dilakukan dengan hasil yang akan diperoleh. Tentunya antara pengorbanan dengan hasil yang akan diperoleh tersebut harus sesuai dengan prinsip ekonomi.

Jadi, dalam pengertian tersebut terdapat dua hal yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut.

1. Dengan pengorbanan tertentu, diharapkan hasil yang maksimal (dilihat dari sudut hasil).

Contoh: seorang peternak yang memiliki sebidang tanah berusaha mendapatkan hasil yang sebanyak-banyaknya dengan menggunakan tata cara beternak yang baik.

2. Dengan hasil tertentu, dikorbankan biaya yang sekecil-kecilnya (dilihat dari sudut pengeluaran).

Contoh: seorang pemilik katering mendapat pesanan 100 box dengan harga Rp18.000,00 per box, maka ia membeli bahan-bahan masakan dengan cara yang efektif dan efisien sehingga dapat menghemat biaya yang dikeluarkan.

Secara garis besar, prinsip ekonomi merupakan sebuah asas yang dijadikan pegangan atau pedoman bagi manusia dalam tindakan ekonomi-ekonominya. Prinsip ekonomi ini berlaku bagi konsumen, produsen, dan pemerintah.

1. Bagi Konsumen

Manfaatnya bagi konsumen yaitu konsumen akan senantiasa berusaha untuk membeli barang atau jasa dengan harga terendah.

2. Bagi Produsen

Manfaatnya bagi produsen yaitu produsen akan berusaha mencapai surplus hasil dibandingkan biaya yang dilakukan.

3. Biaya Pemerintah

Manfaat bagi pemerintah adalah dalam menghasilkan benda-benda keperluan kolektif (pemerintah, pertahanan, dan peradilan) berusaha mencapai surplus dibandingkan dengan biaya.

Ciri-ciri Orang yang Melaksanakan Prinsip Ekonomi

1. Selalu Bersikap Hemat

Orang yang bersikap hemat akan mempertimbangkan segala sesuatu yang akan dikonsumsi. Pertimbangan tersebut dilakukan dengan pemikiran yang matang, hati-hati, dan menghindari pemborosan. Oleh karena itu, ia akan berusaha mendapatkan barang atau jasa yang diinginkannya dengan harga yang murah, tetapi memiliki kulaitas yang bagus.

2. Memiliki Skala Prioritas

Orang yang melaksanakan prinsip ekonomi memiliki skala prioritas. Artinya, dalam menentukan kebutuhan mengenai mana kebutuhan yang harus didahulukan dan kebutuhan yang bisa ditunda pemenuhannya. Adapun upaya memprioritaskan kebutuhan dipengaruhi hal-hal sebagai berikut.

Baca juga: Kebutuhan Hidup Manusia

a. Tingkat pendapatan seseorang

Salah satu Ciri Prinsip Ekonomi

Pendapatan seseorang pasti akan memengaruhi daftar skala prioritas yang dibuatnya. Orang dengan pendapatan tinggi memiliki daftar skala prioritas yang berbeda dengan orang yang berpendapatan sedang apalagi rendah. Namun, beberapa pun tingkat pendapatan seseorang, harus diusahakan agar jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

b. Status kedudukan seseorang

Status juga memengaruhi daftar skala prioritas yang dibuat seseorang. Orang dengan status sosial tertentu sering harus memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan tertentu pula. Bagi seorang pejabat negara, jas dan dasi tentu menjadi prioritas kebutuhan mereka, akan tetapi barang-barang tersebut bukan prioritas bagi para petani di desa.

c. Faktor lingkungan

Lingkungan juga sangat memengaruhi penyusunan daftar skala prioritas. Orang yang hidup di lingkungan yang setiap minggu mengadakan kerja bakti, misalnya, alat-alat kebersihan mungkin menjadi prioritasnya. Sementara bagi orang yang hidup di lingkungan yang gemar berpesta dan bergaya hidup mewah, prioritasnya mungkin baju pesta.

3. Selalu Bertindak Rasional

Tindakan seseorang yang mengimplementasikan prinsip ekonomi selalu didasarkan oleh rasionalitas dan perencanaan yang matang. Oleh karena itu, ia akan menghindari tindakan yang sifatnya spekulasi (untung-untungan) dan tidak didasarkan pertimbangan akal sehat.

4. Selalu Memerhatikan Untuk dan Rugi

Motif Prinsip dan Tindakan Ekonomi

Selain bertindak rasional, orang yang melaksanakan prinsip ekonomi selalu didasarkan atas rasionalitas dan perhitungan yang jelas antara biaya (pengorbanan) dan pendapatan (manfaat) yang akan diperoleh. Jika tindakannya dinilai merugikan, ia tidak akan melaksanakan. Namun, jika tindakannya dapat menguntungkan, ia akan melakukannya.

Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-hari

Setiap pelaku ekonomi selalu berusaha melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan prinsip ekonomi. Karena dengan berpedoman pada prinsip-prinsip ekonomi, maka tujuan ekonomi yang akan dicapai oleh setiap pelaku ekonomi akan dapat direalisasikan dengan mudah. Untuk lebih memahami kegiatan-kegiatan pelaku ekonomi dalam kehidupan sehari-hari yang didasari oleh prinsip ekonomi, berikut ini contoh penerapan prinsip ekonomi oleh beberapa pelaku ekonomi.

1. Prinsip Ekonomi Konsumen

Seorang konsumen selalu berusaha berkeinginan mendapatkan barang atau jasa yang terbaik dengan harga yang paling murah. Hal ini wajar karena seorang konsumen akan selalu dihadapkan pada pendapatan yang terbatas. Oleh sebab itu, ia akan selalu berusaha menggunakan pendapatan secermat mungkin agar semua kebutuhannya terpenuhi.

Agar kebutuhannya dapat terpenuhi, perlu diperhatikan hal-hal seperti berikut.

  • Menyusun daftar barang yang akan dibeli dengan mengadakan pilihan terhadap kebutuhan yang utama dan terpenting yang terlebih dahulu harus dipenuhi (mengadakan tindakan alternatif).
  • Menentukan barang-barang yang berkualitas baik, harganya murah, dan terjangkau.
  • Tidak cepat tertarik dengan barang-barang yang dijual dengan obralan dan penjualan barang secara kredit, yang mungkin barang itu belum waktunya dimiliki atau belum sesuai dengan kemampuan.
  • Selalu memastikan besarnya pengeluaran dan pengaruhnya terhadap besarnya penghasilan atau pendapatan.

2. Prinsip Ekonomi Pedagang atau Penjual

Setiap produsen yang menghasilkan barang jasa akan berusaha mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, walaupun kadang-kadang menghalalkan segala cara dan merugikan orang lain atau pembelianya. Seorang pedagang yang berprinsip ekonomi sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  • Menjual barang yang dibutuhkan masyarakat dengan harga terjangkau dan sesuai dengan daya beli masyarakat atau konsumen.
  • Menjual barang yang berkualitas baik, tidak mengecewakan, dan memberikan kepuasan kepada konsumen (pembeli).
  • Berusaha mendapatkan barang dagangan dengan harga murah dan menjualnya dengan keuntungan yang besar dengan tetap memperhatikan daya beli konsumen atau pembelinya.
  • Memberikan pelayanan yang baik, tutur kata yang menarik, jujur, dan tidak membohongi pembeli atau konsumen.
  • Memperdagangkan barang-barang yang legal (bukan ilegal).

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan pedagang akan memperoleh keuntungan yang besar, memiliki langganan yang banyak, dan usahanya tetap berlanjut.

3. Prinsip Ekonomi Produsen

Tujuan Prinsip Ekonomi

Setiap produsen yang menghasilkan barang jasa akan berusaha mendapatkan keuntungan atau penghasilan yang semaksimal mungkin dengan menggunakan sarana atau alat-alat produksi yang dimilikinya. Untuk itu, seorang produsen perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  • Mengamati terlebih dahulu barang-barang yang dibutuhkan dan disukai masyarakat atau konsumen.
  • Menghasilkan barang-barang tersebut dengan pengorbanan seminimal mungkin dengan tetap memperhatikan kualitas barang.
  • Menghasilkan barang-barang yang tidak melanggar hukum, berada pada lokasi yang ditentukan, dan sesuai dengan peraturan pemerintah.
  • Menghasilkan atau menyalurkan hasil produksi tersebut kepada konsumen melalui badan-badan distributor atau secara langsung.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, hasil produksi diharapkan akan terus meningkat dan keuntungan yang diperoleh akan maksimal.

Manfaat Prinsip Ekonomi

Penerapan prinsip ekonomi, selain dilakukan produsen, pedagang, atau konsumen dalam kegiatan perekonomian, juga dilakukan oleh siapa saja dalam bidang kegiatan lainnya. Seseorang atau badan usaha yang menerapkan prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari pada kegiatan ekonomi atau lainnya, berarti telah melakukan usaha penghematan, sedangkan orang atau badan usaha yang tidak berpegang pada prinsip ini berarti telah melakukan pemborosan karena melakukan tindakan ekonomi tanpa perhitungan.

Manfaat atau pentingnya penerapan prinsip ini antara lain sebagai berikut.

  • Mencegah adanya pemborosan sumber daya baik sumber daya manusia maupun sumber daya modal.
  • Melakukan pemenuhan kebutuhan secara terencana dan teratur.
  • Tumbuhkan semangat untuk selalu memiliki perhitungan dalam setiap tindakan ekonomi yang dilakukan.

Contoh-contoh tindakan ekonomi yang dilandasi oleh prinsip ekonomi antara lain sebagai berikut.

  • Seorang siswa membeli buku dan alat tulis di koperasi sekolah karena harga di koperasi lebih murah dibandingkan dengan harga toko/pasar.
  • Seorang ibu menawar barang-barang yang akan dibelinya dengan harga semurah mungkin sesuai dengan kemampuannya.
  • Seorang siswa dapat menyelesaikan studinya di tingkat sekolah tertentu, tepat sesuai dengan waktu minimal yang ditentukan.
  • Siswa yang memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya tanpa membolos, mengulur-ngulur waktu, atau tinggal kelas.
  • Seseorang membuat rencana pembelian terhadap barang yang dibutuhkan sebelum berbelanja di toko, swalayan atau pasar untuk menghindari pemborosan.

Yaaa, itu dia penjelasan mengenai prinsip ekonomi serta hubungannya dengan tindakan ekonomi seseorang. Sekarang kamu tahu dan sebagian dari prinsip ini sudah kamu lakukan, mempelajari materi ini membantumu untuk mengelola keuangan dengan baik.

Leave a Reply